GORONTALO Komisi Pembinaan Warga Gereja (PWG) Gereja Protestan Indonesia di Gorontalo (GPIG) menggelar rapat perdana sebagai tindak lanjut atas ditetapkannya Kurikulum GPIG sebagai salah satu acuan dalam pelaksanaan pembinaan dan pelayanan gereja. Rapat bertempat di jemaat GPIG Baitel Gorontalo.
Rapat tersebut menjadi langkah awal Komisi PWG dalam merumuskan dan mempersiapkan materi pembinaan yang dapat digunakan secara terarah dan berkesinambungan di jemaat-jemaat GPIG. Salah satu agenda utama yang dibahas adalah penyusunan materi khotbah “ROTI HIDUP” untuk mendukung pelayanan ibadah Minggu jemaat.
Selain itu, Komisi PWG juga mulai mempersiapkan materi “OIKOS” yang akan digunakan dalam pelayanan ibadah Kolom/Rayon. Kedua materi tersebut diharapkan dapat menjadi instrumen pembinaan yang membantu jemaat mengembangkan kehidupan iman yang lebih terarah, kontekstual, dan berkelanjutan.
Rapat perdana ini dihadiri oleh seluruh anggota Komisi PWG, yakni Pdt Rosalyn Umboh, S.Th. selaku Ketua, Pdt Joice Sibarani selaku Sekretaris, serta anggota Pdt Steve Manoi, S.Th., Pdt Lusiana Maniku, S.Th., dan Pdt Billy Izak, S.Th.
Dalam pelaksanaan rapat, Komisi PWG juga mendapatkan pendampingan dari BPMS GPIG yang diwakili oleh Wakil Ketua I, Pdt Agustina Tololiu, S.Th. Pendampingan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan proses penyusunan materi pembinaan berjalan searah dengan arah dan tujuan Kurikulum GPIG.
Melalui rapat perdana ini, Komisi PWG diharapkan dapat segera menyusun materi yang berkualitas dan dapat diterapkan secara efektif di seluruh jemaat GPIG. ROTI HIDUP untuk ibadah Minggu dan OIKOS untuk ibadah Kolom/Rayon diharapkan bukan sekadar menjadi bahan pembelajaran, tetapi menjadi sarana yang menolong warga gereja untuk semakin memahami Firman Tuhan, bertumbuh dalam iman, serta mewujudkan iman dalam kehidupan sehari-hari.
Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari implementasi pembaruan pelayanan GPIG melalui Kurikulum GPIG, sehingga proses pembinaan warga gereja dapat berlangsung secara lebih sistematis, terarah, dan memiliki kesinambungan di seluruh lingkup pelayanan GPIG.
Kembali ke Berita
Rapat tersebut menjadi langkah awal Komisi PWG dalam merumuskan dan mempersiapkan materi pembinaan yang dapat digunakan secara terarah dan berkesinambungan di jemaat-jemaat GPIG. Salah satu agenda utama yang dibahas adalah penyusunan materi khotbah “ROTI HIDUP” untuk mendukung pelayanan ibadah Minggu jemaat.
Selain itu, Komisi PWG juga mulai mempersiapkan materi “OIKOS” yang akan digunakan dalam pelayanan ibadah Kolom/Rayon. Kedua materi tersebut diharapkan dapat menjadi instrumen pembinaan yang membantu jemaat mengembangkan kehidupan iman yang lebih terarah, kontekstual, dan berkelanjutan.
Rapat perdana ini dihadiri oleh seluruh anggota Komisi PWG, yakni Pdt Rosalyn Umboh, S.Th. selaku Ketua, Pdt Joice Sibarani selaku Sekretaris, serta anggota Pdt Steve Manoi, S.Th., Pdt Lusiana Maniku, S.Th., dan Pdt Billy Izak, S.Th.
Dalam pelaksanaan rapat, Komisi PWG juga mendapatkan pendampingan dari BPMS GPIG yang diwakili oleh Wakil Ketua I, Pdt Agustina Tololiu, S.Th. Pendampingan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan proses penyusunan materi pembinaan berjalan searah dengan arah dan tujuan Kurikulum GPIG.
Melalui rapat perdana ini, Komisi PWG diharapkan dapat segera menyusun materi yang berkualitas dan dapat diterapkan secara efektif di seluruh jemaat GPIG. ROTI HIDUP untuk ibadah Minggu dan OIKOS untuk ibadah Kolom/Rayon diharapkan bukan sekadar menjadi bahan pembelajaran, tetapi menjadi sarana yang menolong warga gereja untuk semakin memahami Firman Tuhan, bertumbuh dalam iman, serta mewujudkan iman dalam kehidupan sehari-hari.
Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari implementasi pembaruan pelayanan GPIG melalui Kurikulum GPIG, sehingga proses pembinaan warga gereja dapat berlangsung secara lebih sistematis, terarah, dan memiliki kesinambungan di seluruh lingkup pelayanan GPIG.