Inklusif
GPIG menjunjung tinggi keterbukaan, menghargai keberagaman, dan membangun dialog konstruktif lintas batas agama, budaya, dan denominasi. GPIG inklusif karena Kristus yang pertama menerima semua orang (Roma 15:7).
Gereja Protestan Indonesia di Gorontalo hadir sebagai gereja yang bersekutu, bersaksi, dan melayani di tanah Gorontalo.
Menjadi gereja yang terbuka, bertumbuh mandiri, dan terus diperbarui untuk menghadirkan misi Allah secara holistik.
GPIG yang Inklusif, Mandiri, dan Bertransformasi dalam Menyatakan Misi Allah yang Holistik
GPIG menjunjung tinggi keterbukaan, menghargai keberagaman, dan membangun dialog konstruktif lintas batas agama, budaya, dan denominasi. GPIG inklusif karena Kristus yang pertama menerima semua orang (Roma 15:7).
GPIG bergumul mewujudkan kemandirian teologi, daya atau sumber daya manusia, dan dana. Kemandirian berarti mengelola seluruh potensi yang dianugerahkan Tuhan dengan bertanggung jawab untuk melaksanakan misi.
GPIG terbuka untuk terus-menerus memperbarui diri dalam terang firman Allah. Transformasi dimulai dari pertobatan pribadi, kemudian merambat menjadi transformasi jemaat dan masyarakat (Roma 12:2).
Lihat susunan pengurus berdasarkan perangkat pelayanan: BPMS, MPS, dan MP3S.