Kembali kepada anugerah
Bacaan: Efesus 2:8–10
Tema Kurikulum GPIG: TRANSFORMATIF — pembaruan pikiran, hati, gereja, dan masyarakat
Semangat Reformasi mengingatkan bahwa gereja selalu perlu kembali kepada Kristus, diperiksa oleh Firman, dan diperbarui oleh anugerah. Kita diselamatkan oleh kasih karunia untuk melakukan pekerjaan baik, bukan oleh pekerjaan baik untuk membeli keselamatan.
Kebenaran Allah bukan hanya untuk diketahui; ia hendak membentuk motivasi dan watak. Karena itu, menghidupi pertobatan, iman, dan pembaruan yang terus berlangsung tidak boleh berhenti sebagai gagasan. Roh Kudus menolong kita menerjemahkannya menjadi pilihan yang dapat dilihat dalam kehidupan pribadi, tata pelayanan, dan kesaksian publik. Kita tidak melakukan semua ini untuk memperoleh kasih Allah, tetapi karena di dalam Kristus kita lebih dahulu dikasihi dan dipanggil bertumbuh.
Hari ini, jangan menunggu keadaan sempurna. Mulailah dari langkah yang kecil, jujur, dan dapat dipertanggungjawabkan. Pertumbuhan yang berkesinambungan lahir ketika Firman direnungkan, dilakukan, lalu dievaluasi dalam persekutuan. Dengan demikian, iman menjadi berakar, bertumbuh, berbuah, berdaya, dan berdampak—bukan hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi keluarga, jemaat, masyarakat, dan ciptaan.
Renungkan: Apa yang sedang Tuhan tunjukkan melalui bacaan ini? Kebiasaan, relasi, atau keputusan apa yang perlu diserahkan kepada Kristus? Siapa yang dapat diajak bertumbuh bersama?
Tips Rohani Hari Ini: Terima kasih karunia Tuhan dalam doa, lalu lakukan satu kebaikan tanpa mengharapkan balasan.
Doa Hari Ini: Tuhan Yesus, terima kasih untuk Firman-Mu yang menuntun dan kasih karunia-Mu yang menopang. Bentuklah hati, pikiran, dan tindakanku agar selaras dengan kehendak-Mu. Tolong aku menjalankan langkah hari ini dengan rendah hati, setia, dan penuh kasih. Pakailah hidupku menjadi berkat bagi keluarga, jemaat, dan sesama. Amin.
Kembali ke Renungan