Menantikan dengan tekun
Bacaan: Yesaya 40:27–31
Tema Kurikulum GPIG: BERAKAR DALAM PENGHARAPAN — menanti janji Allah dengan setia
Adven mengajar kita menunggu bukan dengan putus asa, tetapi dengan mata terbuka terhadap karya Allah yang sedang bertumbuh. Orang yang menanti-nantikan Tuhan menerima kekuatan baru untuk melangkah, bukan janji hidup tanpa lelah.
Kebenaran Allah bukan hanya untuk diketahui; ia hendak membentuk motivasi dan watak. Karena itu, memelihara pengharapan yang aktif di tengah ketidakpastian tidak boleh berhenti sebagai gagasan. Roh Kudus menolong kita menerjemahkannya menjadi pilihan yang dapat dilihat dalam pergumulan pribadi, keluarga, gereja, dan masyarakat. Kita tidak melakukan semua ini untuk memperoleh kasih Allah, tetapi karena di dalam Kristus kita lebih dahulu dikasihi dan dipanggil bertumbuh.
Hari ini, jangan menunggu keadaan sempurna. Mulailah dari langkah yang kecil, jujur, dan dapat dipertanggungjawabkan. Pertumbuhan yang berkesinambungan lahir ketika Firman direnungkan, dilakukan, lalu dievaluasi dalam persekutuan. Dengan demikian, iman menjadi berakar, bertumbuh, berbuah, berdaya, dan berdampak—bukan hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi keluarga, jemaat, masyarakat, dan ciptaan.
Renungkan: Apa yang sedang Tuhan tunjukkan melalui bacaan ini? Kebiasaan, relasi, atau keputusan apa yang perlu diserahkan kepada Kristus? Siapa yang dapat diajak bertumbuh bersama?
Tips Rohani Hari Ini: Sebutkan satu penantianmu kepada Tuhan dan lakukan langkah tanggung jawab yang masih dapat kamu kerjakan.
Doa Hari Ini: Tuhan Yesus, terima kasih untuk Firman-Mu yang menuntun dan kasih karunia-Mu yang menopang. Bentuklah hati, pikiran, dan tindakanku agar selaras dengan kehendak-Mu. Tolong aku menjalankan langkah hari ini dengan rendah hati, setia, dan penuh kasih. Pakailah hidupku menjadi berkat bagi keluarga, jemaat, dan sesama. Amin.
Kembali ke Renungan