Gereja yang bersekutu, bersaksi, dan melayani info@gpig.or.id
Renungan

Kasih yang menjadi kesaksian

24 Des 2026 Redaksi GPIG
Bacaan: Yohanes 13:34–35 Tema Kurikulum GPIG: KRISTOSENTRIS DAN INKLUSIF — Allah mendekat dalam kasih Dalam Kristus, Allah tidak menjaga jarak. Ia hadir di tengah kerapuhan manusia dan memanggil kita menjadi kehadiran yang membawa kasih. Dunia mengenali murid Yesus melalui kasih yang konkret dan saling memelihara. Refleksi rohani menolong kita mengenali karya Allah lalu melangkah kembali dalam misi-Nya. Karena itu, menyambut Sang Imanuel melalui perhatian, keramahtamahan, dan ketaatan tidak boleh berhenti sebagai gagasan. Roh Kudus menolong kita menerjemahkannya menjadi pilihan yang dapat dilihat dalam persiapan Natal yang sederhana dan berpusat pada Kristus. Kita tidak melakukan semua ini untuk memperoleh kasih Allah, tetapi karena di dalam Kristus kita lebih dahulu dikasihi dan dipanggil bertumbuh. Hari ini, jangan menunggu keadaan sempurna. Mulailah dari langkah yang kecil, jujur, dan dapat dipertanggungjawabkan. Pertumbuhan yang berkesinambungan lahir ketika Firman direnungkan, dilakukan, lalu dievaluasi dalam persekutuan. Dengan demikian, iman menjadi berakar, bertumbuh, berbuah, berdaya, dan berdampak—bukan hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi keluarga, jemaat, masyarakat, dan ciptaan. Renungkan: Apa yang sedang Tuhan tunjukkan melalui bacaan ini? Kebiasaan, relasi, atau keputusan apa yang perlu diserahkan kepada Kristus? Siapa yang dapat diajak bertumbuh bersama? Tips Rohani Hari Ini: Selesaikan satu tindakan kasih yang selama ini hanya menjadi niat. Doa Hari Ini: Tuhan Yesus, terima kasih untuk Firman-Mu yang menuntun dan kasih karunia-Mu yang menopang. Bentuklah hati, pikiran, dan tindakanku agar selaras dengan kehendak-Mu. Tolong aku menjalankan langkah hari ini dengan rendah hati, setia, dan penuh kasih. Pakailah hidupku menjadi berkat bagi keluarga, jemaat, dan sesama. Amin.
Kembali ke Renungan