Pembinaan Wanita Kaum Ibu menggunakan bahan ajar NARWASTU, yang terinspirasi dari minyak narwastu dalam Yohanes 12:3 sebagai simbol pengorbanan dan keharuman hidup perempuan Kristiani. Pembinaan dilaksanakan per triwulan dalam pertemuan sekitar 90 menit, satu sampai dua kali setiap bulan, mengikuti kerangka pertumbuhan iman 5B.
2027—BERAKAR
Kaum Ibu diarahkan memahami identitas dan martabat perempuan dalam Kristus serta panggilan sebagai pendidik iman pertama dalam keluarga. Materi mencakup spiritualitas, pelayanan kasih, kesehatan holistik, keluarga yang shalom, kepemimpinan perempuan, literasi digital, pengasuhan anak, dan panggilan profetis.
2028—BERTUMBUH
Kaum Ibu dibina sebagai murid Kristus melalui disiplin rohani, kehidupan komunitas, pengampunan, persahabatan yang sehat, dan pelayanan dengan sukacita. Pembinaan juga menolong Kaum Ibu mengelola waktu, prioritas, keuangan keluarga, pendidikan anak, serta evaluasi pertumbuhan iman.
2029—BERBUAH
Kaum Ibu didorong menghasilkan buah iman melalui doa syafaat, karakter Kristiani, diakonia, kesaksian, relasi yang saling menguatkan, pendidikan anak, pengelolaan keuangan yang bijak, kepedulian lingkungan, dan kontribusi bagi masyarakat.
2030—BERDAYA
Kaum Ibu diperlengkapi memahami panggilan pemberdayaan perempuan dalam Alkitab, mengembangkan ekonomi keluarga dan wirausaha Kristiani, membangun rekonsiliasi, mengambil bagian dalam kepemimpinan publik, mendidik anak berkarakter, menjaga lingkungan, dan berkontribusi bagi Gorontalo.
2031—BERDAMPAK
Kaum Ibu diarahkan menciptakan shalom dalam keluarga dan gereja, menjadi agen rekonsiliasi sosial, mengembangkan wirausaha sosial, mewariskan iman kepada generasi penerus, membangun warisan pelayanan WKI, serta menjaga lingkungan. Tahun ini menjadi momentum evaluasi lima tahun, Ikrar Perempuan Kristiani, dan penyusunan visi WKI 2032–2036.